Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rabu (31/12) malam datang mengunjungi sekaligus menghabiskan malam pergantian tahun bersama para pengungsi dengan menonton film _box office_ Tanah Air, _Jumbo_.
Terlihat ibu-ibu, bapak-bapak, serta anak-anak antusias mengikuti acara nonton bersama yang turut dihadiri Prabowo beserta jajaran menteri. Di sekitar posko, tim medis terus bersiaga di posko kesehatan, sementara anak-anak dihibur dengan pembagian mainan serta kehadiran badut berkostum tokoh kartun Donald Bebek dan beruang.
Salah seorang anak pengungsi, Sutio Ulina, mengaku sangat senang atas kunjungan Presiden ke posko pengungsian.
“Saya sangat senang atas kehadiran Bapak Presiden di sini untuk menjenguk para pengungsi dan memberi _support_ kepada masyarakat yang jadi korban banjir,” kata anak yang bercita-cita menjadi polisi wanita (Polwan) itu.
Warga lainnya, Jaraimi Simamora, pemilik lahan yang kini digunakan sebagai Posko Pengungsian Batu Hula, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran fasilitas kesehatan di dekat lokasi pengungsian. Ia mengatakan posko pengungsian telah memberikan layanan sejak hari-hari awal bencana melanda dan terus siaga hingga saat ini.
Jaraimi pun mengaku bangga karena desanya didatangi Presiden. Ia berharap perhatian pemerintah kepada warga pengungsi terus berlanjut.
“Mudah-mudahan pengungsi dibantu sampai mereka punya rumah sendiri dan kebutuhan sehari-hari dipenuhi,” ujarnya.
Pengungsi lainnya, Nayla dan Artika, juga mengaku senang bisa merayakan malam tahun baru bersama Presiden. Keduanya berharap sekolah-sekolah yang terdampak bencana dapat segera dipulihkan agar mereka bisa kembali belajar.
“Terima kasih sudah datang mengunjungi desa-desa terdampak bencana. Terima kasih atas bantuan-bantuan yang diberikan, dari posko kesehatan, makanan, dan sembako,” kata mereka bersemangat.
Siska, pengungsi asal Dusun Kampung Durian, Kecamatan Angkola Sangkunur, turut mengapresiasi pemerintah yang telah menyalurkan bantuan dan dana ke desa-desa terdampak agar segera pulih. Ia juga berharap perhatian pemerintah terhadap wilayah terdampak bencana terus berlanjut hingga benar-benar pulih.
“Pak Prabowo jangan berhenti di sini saja memperhatikan Kabupaten ini (Tapanuli Selatan). Semoga Desa ini (Batu Hula) bisa jadi desa yang makmur dan asri kembali,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sapaannya kepada warga pengungsi Batu Hula, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir dan membantu rakyat yang terdampak bencana.
“Saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan,” imbuhnya.
Prabowo menegaskan pemerintah dengan segala kekuatan yang ada bertekad membantu mengatasi kesulitan rakyat dan memastikan pemulihan berjalan sebaik-baiknya.
Presiden pun tak lupa menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana serta menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.
“Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya. Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang dan rusak. Kita bantu,” tegasnya.
Sebelum bergabung dengan warga di posko pengungsian, Presiden Prabowo lebih dulu meninjau Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula serta melintasi Jembatan Bailey Sungai Garoga sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
