Respon HMI Untuk Peradaban di Ufuk Timur Nusantara

Admin RedMOL
0


Papua Barat Daya —  RedMOL. ID - Wasekum Bidang Partisiasi Pembangunan Regional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-Badko Papua Barat-PapuaBarat Daya) Zainudi Wairoy, menegaskan komitmennya dalam merespons tantangan peradaban di ufuk Timur Nusantara melalui penguatan peran intelektual, keislaman, dan keindonesiaan. Hal ini disampaikan dalam rangkaian diskusi dan konsolidasi kader yang menyoroti kondisi sosial, pendidikan, serta pembangunan sumber daya manusia di kawasan timur Indonesia.

Dalam pernyataannya, HMI menilai bahwa wilayah Timur Nusantara memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional, namun masih menghadapi berbagai persoalan struktural seperti keterbatasan akses pendidikan, ketimpangan ekonomi, serta minimnya ruang partisipasi generasi muda dalam proses pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, HMI hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual untuk mendorong perubahan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Wasekum Bidang PPR Badko Papua Barat Papua Barat Daya HMI setempat menyampaikan bahwa kader HMI di wilayah timur harus mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang tidak hanya kritis terhadap realitas sosial, tetapi juga solutif dan konstruktif. “HMI memiliki tanggung jawab historis untuk memastikan bahwa pembangunan peradaban di Timur Nusantara berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, HMI Badko Papua Barat-Papua Barat Daya melalui Wasekbid PPR, mendorong kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat adat dalam membangun peradaban yang berakar pada kearifan lokal. Menurutnya, HMI Harus melakukan pendekatan pembangunan yang mestinya tidak mengabaikan identitas budaya lokal hingga tidak menimbulkan potensi konflik sosial dan keterasingan masyarakat dari tanahnya sendiri.

Sebagai organisasi kader, HMI juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas intelektual mahasiswa melalui kajian-kajian strategis, riset sosial, serta advokasi kebijakan publik. Langkah ini dinilai penting agar kader HMI mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di era globalisasi dan transformasi digital.

Dengan semangat Insan Cita, HMI optimistis dapat menjadi bagian penting dalam membangun peradaban yang adil, humanis, dan berkeadaban di ufuk Timur Nusantara. Wasekum Bidang PPR Badko HMI Papua Barat-Papua Barat Daya menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan dari pusat, tetapi juga dari kekuatan dan kesadaran kolektif yang tumbuh dari daerah, termasuk dari Timur Nusantara.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)