Ketua Yayasan Faletehan: Dunia Nyata Lebih Keras dari Kampus, Wisudawan Diminta Siap Bertarung

Admin RedMOL
0


SERANG,—RedMOL. ID -  Suasana haru bercampur semangat mewarnai Wisuda dan Pengambilan Sumpah Profesi Universitas Faletehan Tahun 2026 di Graha Faletehan, Selasa (19/5/2026). Namun di tengah gegap gempita toga dan senyum para lulusan, Ketua Yayasan Faletehan Serang Banten, Drs. H. Encep T. Sulaeman, M.Kes, justru melontarkan pesan keras dan penuh makna kepada para wisudawan.



“Di luar gerbang kampus ini, saudara-saudara akan menghadapi tantangan yang lebih nyata. Dunia kehidupan adalah universitas sesungguhnya yang tidak pernah berhenti memberi ujian,” tegasnya di hadapan ratusan wisudawan dan tamu undangan.


Pidato tersebut sontak menjadi sorotan karena dinilai sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang menghadapi persaingan kerja semakin ketat, disrupsi teknologi, hingga tuntutan inovasi di era digital global.


Dalam sambutannya, Encep menegaskan bahwa toga bukan simbol akhir perjuangan, melainkan titik awal pertarungan sesungguhnya di dunia nyata.
“Kalau selama ini kalian melawan soal ujian dan tumpukan tugas, maka setelah ini kalian akan menghadapi kegagalan, persaingan, tekanan hidup, dan persoalan kompleks yang membutuhkan mental kuat serta solusi cerdas,” ujarnya.


Meski begitu, ia meminta para lulusan tidak takut menghadapi masa depan. Menurutnya, bekal ilmu yang diperoleh selama kuliah di Universitas Faletehan harus menjadi kompas kehidupan.


“Ilmu yang saudara dapatkan di Universitas Faletehan adalah kompas. Karakter adalah perisai. Dan persahabatan adalah kekuatan,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.
Tak hanya memberi motivasi, Ketua Yayasan Faletehan juga mengingatkan para wisudawan agar tidak memandang ijazah sekadar lembaran kertas formalitas.


“Bawalah ijazah ini sebagai tanggung jawab. Tanggung jawab untuk memberi solusi, memberi dampak, dan terus belajar menjadi versi terbaik dari diri sendiri,” ucapnya penuh semangat.


Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan tenaga pendidik yang telah membimbing mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan. Ia berharap Universitas Faletehan terus melahirkan lulusan unggul yang mampu bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional.



Encep mengungkapkan rasa syukur karena sejumlah program studi Universitas Faletehan telah meraih akreditasi “Baik Sekali” hingga “Unggul”. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Banten.


“Kami ingin Universitas Faletehan menjadi kampus yang inovatif, terkemuka, dan terpercaya,” katanya.


Momentum wisuda kali ini juga dipenuhi suasana emosional ketika Ketua Yayasan membacakan puisi sederhana tentang perjuangan mahasiswa menuntut ilmu sejak pagi hari hingga akhirnya berhasil diwisuda.


“Setiap hari aku bangun jam empat pagi, tak lupa salat dan mandi. Lalu perlahan ku bersiap untuk pergi, ke Kampus Faletehan menuntut ilmu tanpa henti,” ucapnya yang langsung mengundang tepuk tangan para hadirin.


Acara wisuda sesi V Universitas Faletehan 2026 turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, jajaran pimpinan universitas, organisasi profesi, orang tua wisudawan, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.


Dengan penuh optimisme, Encep menutup sambutannya dengan pesan kuat kepada seluruh lulusan agar terus menuntut ilmu sepanjang hayat dan berani menghadapi kerasnya kehidupan.
“Selamat melangkah ke medan perjuangan yang baru. Dunia menunggu karya-karya hebat kalian,” pungkasnya.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)