Kelompok 8 KKN Universitas Faletehan Gelar Aksi Jumat Bersih di link Cimareng Poncol RT 03 RW 05

Admin RedMOL
0


SerangRaya, RedMOL. ID -  Kelompok 8 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Faletehan menggelar kegiatan Jum’at Bersih atau Jumsih di lingkungan

Cimareng Poncol RT 03 RW 05  Kel . Lebakwangi kecamatan Walantaka kota Serang Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan drainase yang tersumbat akibat endapan tanah dan sampah, guna mencegah potensi banjir di kawasan padat penduduk tersebut.


Ketua Kelompok 8 KKN Universitas Faletehan, Angga Mutawalli, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.


“Kami bersama warga membersihkan drainase yang mampet karena sedimen tanah dan tumpukan sampah. Harapannya, kegiatan ini bisa membantu memperlancar aliran air dan mencegah genangan,” ujar Angga kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).


Kegiatan gotong royong tersebut mendapat apresiasi dari Ketua RT
Link Cimareng Poncol RT Hajijiji, yang menyampaikan terima kasih atas kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Kami sangat  mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 8 Universitas Faletehan yang sudah turun langsung membantu warga. Drainase di wilayah kami memang sering tersumbat, dan ini menjadi salah satu penyebab banjir lokal,” Ucapnya Hajiji.


Ia menambahkan, kondisi drainase di kawasan  Link Cimareng Poncol RT 03 RW 05  Kel . Lebakwangi kecamatan Walantaka kota Serang 
 sudah lama membutuhkan perhatian serius dari pemerintah kota Serang khususnya Dinas pupr Kota Serang maupun dinas pupr Provinsi Banten .“Kami berharap Pemerintah Kota Serang dapat memprioritaskan pembangunan dan perbaikan drainase sebagai langkah antisipasi bencana banjir di lingkungan kami,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia berharap Pemerintah Kota Serang dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya, khususnya terkait sistem drainase yang sudah tidak memadai.
“Kami berharap pemerintah bisa menjadikan pembangunan drainase sebagai prioritas utama dalam penanganan bencana banjir. Jika tidak segera ditangani, potensi banjir di kawasan ini bisa terus berulang,” tuturnya.

Kegiatan Jumsih yang dilakukan bersama mahasiswa KKN Universitas Faletehan itu diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan pemerintah dalam menciptakan permukiman yang lebih sehat dan bebas banjir.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)