Respons Cepat DPRD Cilegon, Saiful Basri Turun ke Lokasi Banjir Parah di Ciwandan Bantu Korban Banjir, Salurkan Bantuan

Admin RedMOL
0


CILEGON, RedMOL. ID - — Muhamad Saiful Basri, bersama sejumlah anggota dewan turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda beberapa wilayah di Kecamatan Ciwandan dan sekitarnya pada Jumat malam. Kunjungan ini dilakukan untuk memantau kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan darurat.


“Kami mulai monitoring sejak pukul 10 pagi, awalnya di wilayah saya dulu, karena di situ hujan cukup deras dan ada laporan banjir. Tapi setelah dipastikan kondisi di Gerem TDK terjadi luapan yg besar, kami beralih ke Ciwandan,” ujar Saiful Basri saat dikonfirmasi melalui telepon singkat WhatsApp di lokasi, Sabtu (3/1/2026).


Dalam peninjauan tersebut, Saiful Basri didampingi oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Hj. Novia, H. Sarbudin, serta Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon. Mereka meninjau sejumlah titik banjir parah, termasuk Kampung Kebanjiran, Kampung Pintu Air, dan Kampung Penauan di wilayah Ciwandan.


“Beberapa titik itu parah sekali, bahkan ada yang ketinggian airnya hampir dua meter. Kami sampai harus menggunakan perahu untuk menjangkau beberapa lokasi tersebut,” ungkapnya.


Saiful menambahkan, tim DPRD Cilegon juga menyempatkan diri mengunjungi tempat pengungsian di musala dan lokasi penampungan sementara. Mereka bertemu langsung dengan warga, RT, RW, dan Lurah setempat untuk memastikan penanganan darurat berjalan dengan baik.


“Karena posisi sudah malam dan sulit untuk distribusikan, kami hanya bisa membawa bingkisan semampunya paket makanan instan untuk warga terdampak. Namun kami juga menyerahkan donasi sebesar Rp11 juta dari untuk membantu kebutuhandapur umum,” jelasnya.


Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Lurah Ciwandan untuk dikelola dan disalurkan ke dapur-dapur umum di wilayah yang masih tergenang.


Menurut Saiful, selain di Ciwandan, beberapa titik lain yang terdampak banjir juga terpantau di PCI, Cibeber, dan Kerangkot. Namun ia menyebut, Ciwandan menjadi lokasi dengan dampak paling parah.
“Yang paling parah memang di Ciwandan. Tapi kami juga terus memantau titik-titik lain. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak,” 

Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah kelurahan, BPBD, dan masyarakat cukup baik. Lurah setempat sangat sigap, kata Saiful, turut aktif mendampingi proses evakuasi dan penyaluran bantuan sejak awal kejadian.

“Lurahnya aktif sekali, tim gabungan bencana banjir jg tanpa lelah trus membantu dan mendampingi masyarakat dari awal. Kita apresiasi kerja cepat aparat dan warga yang bahu-membahu,” tutupnya.


Banjir yang melanda wilayah Ciwandan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis malam, mengakibatkan beberapa saluran air meluap. Pemerintah Kota Cilegon dan DPRD berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi hingga kondisi benar-benar pulih.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)